Optimalkan Penyerapan Gabah Petani, Bulog Nias dan Kodim Nias Tampung Gabah Masyarakat.

GUNUNGSITOLI — Perum Bulog Kantor Cabang Nias bersama personil Kodim 0213 Nias terus memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan penyerapan gabah hasil panen masyarakat petani. Bulog Nias didampingi Babhinsa TNI turun langsung menjemput gabah sejumlah petani di Desa Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli. Sabtu (12/9/2026)

Kepala Cabang Perum Bulog Nias (Jerry Darma Putra Zega) menerangkan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap petani sekaligus bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah. Sehingga melalui penyerapan secara langsung, gabah hasil produksi masyarakat diharapkan dapat tertampung dengan baik dan memberikan kepastian pasar bagi petani.

BACA:  Yusman Dawolo Kembali Berbagi, Salurkan Bantuan Beras 10 Kg & Beasiswa Rp8 Juta Kepada Masyarakat Membutuhkan.

“Sinergi Bulog Nias dan Kodim Nias menjadi penting dalam mendorong agar hasil panen masyarakat tidak berhenti sebagai produksi semata, tetapi dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi keluarga petani”, Ucapnya

      Foto : Kacab Bulog Nias Pantau Serapan Gabah Petani

Dengan adanya penyerapan gabah, petani memiliki peluang memperoleh kepastian dalam memasarkan hasil panennya. Disisi lain, Bulog dapat memperkuat ketersediaan cadangan pangan melalui hasil produksi pertanian lokal.

BACA:  Siswa MAN 2 Labura Sabet Penghargaan Nasional, Raih Juara 1 Gen Halal Championship 2025

Jerry Zega juga mengungkapkan upaya ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan di Kepulauan Nias. Tidak hanya pemerintah dan Bulog, Dukungan TNI melalui jajaran kewilayahan juga memiliki peran strategis dalam membantu menghubungkan kebutuhan petani dengan kebijakan penyerapan pangan.

Dia berharap penyerapan gabah dapat terus diperluas hingga menjangkau lebih banyak petani dan sentra-sentra produksi di Kepulauan Nias. Informasi mengenai mekanisme penyerapan, kualitas gabah, serta ketentuan harga juga perlu disampaikan secara terbuka agar petani dapat mempersiapkan hasil panennya dengan baik.

BACA:  Kejagung Tunggu Iktikad Baik Negara Tempat Pelarian Riza Chalid

Kegiatan penyerapan gabah ini akan dilaksanakan tiap tahunnya sebagai wujud membantu perekonomian masyarakat. Setelah penyerapan, Gabah dijemur dan digililng untuk nantinya dikemas kembali menjadi produk bulog.

“Ketahanan pangan pada akhirnya bukan hanya persoalan ketersediaan beras, tetapi juga bagaimana petani sebagai produsen mendapatkan perlindungan, kepastian pasar, dan manfaat ekonomi yang layak dari hasil kerja mereka”, Tuturnya.

“Sinergi Bulog Nias dan Kodim dalam menyerap gabah masyarakat patut terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun sektor pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Kepulauan Nias”, Tambah Jerry Zega