Gerbang Logistik Terbuka! Bu Kahiyang-Jaga Rantai, Pak Bobby Pastikan Sampai ke Titik Terdampak

MEDAN — Di tengah terputusnya akses darat dan padamnya listrik, perjuangan mengirim bantuan bagi korban banjir-longsor di Sumut tak surut. Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu, memastikan “rantai depan” berjalan lancar.

Dua hari penuh ia bolak-balik antara rumah dinas Gubernur dan Lanud Suwondo, mengawal langsung pengemasan dan pengiriman logistik via udara.

BACA:  Fenomena Mudik Gratis Pemko Medan 2026: 4.000 Kursi Ludes Beberapa Jam, Warga Rela Antre Sejak Subuh

“Tidak ada waktu untuk berhenti. Bantuan harus segera bergerak,” tegasnya.

Di “ujung rantai”, Gubernur Bobby Afif Nasution langsung turun tangan mendistribusikan bantuan yang tiba di Bandara Pinangsori, Tapteng. Bersama Forkopimda, ia menembus medan sulit. Di daerah seperti Tukka dan Lumut, bantuan hanya bisa didistribusikan lewat udara karena akses darat terputus.

“Listrik padam, komunikasi terbatas, tapi distribusi tidak boleh berhenti. Stok bantuan cukup dan pengiriman terus berjalan,” ujar Bobby, usai mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Tapteng, Senin (1/12/2025).

BACA:  Kapolda Sumut Tinjau Langsung "Bank Bantuan" di Bandara Silangit: Pastikan Logistik Cepat Sampai ke Korban Tapteng dan Sibolga

Pemulihan Akses Terus Berjalan
Sementara bantuan didistribusikan, pembukaan akses darat dipacu. Hingga Senin, 40 km dari 60 km ruas jalan Tarutung-Sibolga telah dibersihkan. Akses Dolok Sanggul-Pakkat di Humbang Hasundutan juga sudah bisa dilalui.

Pemprov Sumut terus berkoordinasi dengan PLN dan Telkom untuk percepatan pemulihan listrik dan komunikasi. Operasi SAR dan distribusi logistik terus digenjot.

BACA:  Visi Medan Pembangunan yang Memanusiakan & Menjamin Hak Setiap Warga

“Kolaborasi dengan semua unsur kunci kami optimalkan. Targetnya, bantuan cepat sampai dan kondisi korban segera membaik,” tutup Bobby. (Rel)