Rekomendasikan Coju Coffe Boleh Gelar Live Musik, Asal Tak Ganggu Warga

MEDAN – Komisi 3 DPRD Kota Medan memberikan rekomendasi agar Coju Coffe di Jalan Bunga Cempaka, Padang Bulan Selayang II, dapat melanjutkan aktivitas live musik, dengan syarat utama: tidak mengganggu ketenangan warga sekitar.

Rekomendasi ini disampaikan Ketua Komisi 3 DPRD Medan, Salomo TR Pardede, usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) belum lama menanggapi keluhan warga atas kebisingan dari kafe tersebut.

BACA:  DPRD Medan Bongkar Fakta Proyek BRT Rp1,9 Triliun: Jangan Sampai APBD Kolaps & Macet Makin Parah

Keluhan resmi disampaikan oleh Richard Eddy Lingga, warga yang merasa sangat terganggu oleh suara live musik sejak Agustus 2025. Meski pernah dimediasi oleh Kecamatan, masalah kebisingan dinilai belum tuntas.

“Kami sudah sampaikan berkali-kali kepada pengusaha agar memperhatikan lingkungan. Suara musik benar-benar mengganggu, sampai akhirnya kami adukan ke DPRD,” ujar Richard dalam RDP.

BACA:  Ketua DPRD Medan Gebrak Meja! Desak APH Usut Korupsi Pemko Medan Sampai Tuntas

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan OPD Pemko Medan, Kecamatan, serta Lurah PB. Selayang II, Novia Zahra Sormin, yang mengonfirmasi bahwa mediasi sebelumnya telah dilakukan.

Salomo menegaskan, live musik boleh digelar asal mematuhi etika dan mengatur volume agar tidak mengganggu. “Coju Coffe, silakan buat live musik, tapi patuhi etika. Atur volumenya,” tegasnya.

BACA:  Ajang Buktikan Nyali! 128 ASN Medan Adu Bantai di Atas Danau, Wali Kota Sampai Ngakak

Perwakilan Coju Coffe, Choky Simatupang, menyatakan kesanggupan untuk mematuhi keputusan tersebut. Richard sebagai pengadu juga menyatakan penerimaan, dengan catatan live musik hanya pada Sabtu dan Minggu, serta volume suara benar-benar dikendalikan. (Rel)