Groundbreaking Pembangunan Rumah Tahfiz Sugiat Santoso, TGB: Untuk Bangun Peradaban

SIMALUNGUN– Pembangunan Rumah Tahfiz Sugiat Santoso di lingkungan Pondok Persulukan Tuan Guru Batak (TGB), Serambi Babussalam Simalungun dimulai. Rumah tahfiz ini diyakini dapat membangun peradaban ke depannya.

Pendiri rumah tahfiz, Sugiat Santoso, dalam sambutannya menekankan bahwa rumah tahfiz ini merupakan bentuk investasi sosial untuk membentuk karakter bangsa yang berlandaskan moralitas Islam.

“Kami tidak ingin hanya melahirkan penghafal yang sekadar setor hafalan. Kami ingin membangun SDM yang bernafaskan Islam, yang jujur, amanah, dan memiliki etos kerja tinggi,” ungkap Sugiat, Senin (2/2/2026)

BACA:  Sambut Bulan K3 Februari, Dewan K3 Komisi III Silaturahmi ke Balai K3

Sekretaris DPD Gerindra Sumut ini  mengatakan, bahwa Al-Qur’an harus menjadi fondasi utama dalam setiap aspek kehidupan manusia.

“SDM yang terbentuk nantinya kami harapkan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kokoh. Fondasi utamanya adalah Al-Qur’an. Jika Al-Quran sudah tertanam di hati, insyaallah mereka akan menjadi pribadi yang jujur, amanah, dan bermanfaat bagi bangsa,” ujarnya.

BACA:  Wamenaker ke Kejati Sumut, Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja yang Lebih Berdampak

Sugiat menyampaikan harapan rumah tahfiz yang didirikan ini berguna bagi masyarakat. Menurutnya, tujuan utama dari pendirian rumah tahfiz ini adalah dapat berguna bagi banyak orang untuk menuntut ilmu agama.

Sementara itu, Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Ahmad Sabban Rajagukguk mengapresiasi pendirian rumah tahfiz ini. TGB yakin pendirian rumah tahfiz ini dapat membangun peradaban yang rukun.

BACA:  Warga Ngeluh Sering Kecelakaan di Jalan Air Bersih, Fauzi: Segera Saya Buatkan Polisi Tidur

“Tahfiz Alquran ini dibangun selain untuk membangun ketakwaan juga untuk membangun peradaban yang rukun dan damai, rahmatan lil alamin,” jelas TGB. (r/isl)