BIRU-BIRU | Pembangunan jembatan di desa Kutomulyo,simpang proyek dusun III Rumah parik kecamatan Biru-biru kabupaten deliserdang Asal jadi seperti pembangunan siluman dan mentiadakan rambu-rambunya pembangunan (plank)Kamis(1/1-2026)
Adapun pembangunan tersebut yang memakai dana pemerintah bernilai ratusan juta rupiah dari Pemkab deliserdang dinas PU.yang asal jadi pemborongnya bermarga tambunan
Warga sangat menyayangkan bahwasanya pembangunan itu asal jadi sehingga warga yang melihat sangat geram dan berasumsi negatif ke pihak pemborong Dan menaksir pembangunan tersebut tidak sesuai dengan bestek pembangunan serta atura
Di ucapkan warga setempat ibu 3 anak ini yang tinggal di rumah parik yang enggan di sebutkan sangat kecewa pembangunan di desa yang asal jadi
“Ia bang kami sangat kecewa dengan pembangunan di desa kami ini bang tadi aja pas angkat batu itu pakai Exvakator(beko)itu hampir ada yang ketimpa jatuh ke bawah,untuk tidak ada pekerja di bawah,bahkan yang sudah selesai di bangun sudah retak lagi,”sebut ibu yang setiap hari lewat di lokasi pembangunan tersebut.
,”Kami berharap kepada bapak terkait khususnya inspektoran ,bpk,Kejari dan bapak bupati agar segera kembali mengaudit kembali pembangunan jembatan yang sekalian buat gorong-gorong yang asal jadi ini,”harapnya yang di amini warga lainnya.
Terkait hal itu ketika pemborong bermarga tambunan di wawancarai awak media lokasi pembangunan terkait plank pembangunan mengatakan”ada bang”kemudian dimana langsung pemborong itu pergi dan ambil kesibukan.
Jelas pihak pemborong tersebut tidak ada keterbukaan di mata publik dan tidak transparan dalam pempembangun di tanah air Indonesia yang mengarahkan ke segi negatif dan sarat korupsi.
Tidak sampai di situ di coba menghubungi kadis pu deliserdang Janso pahutar tentang pembangunan terkait pembmgaunan tersebut via pesan Whansapp sampai saat berita ini di muat ke Redaksi belum memberikan jawaban(tia)
Ket foto:







