Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Reses di Medan Polonia, Afri Rizki Lubis Terima Aspirasi Warga terkait Jalan Rusak hingga Bansos

MEDAN – Persoalan pendataan warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), PKH Lansia, banjir hingga jalan rusak kembali menjadi sorotan.

Hal ini terungkap saat warga menyampaikan aspirasinya dalam kegiatan Reses 4 Masa Sidang 1 Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD, Muhammad Afri Rizki Lubis SM MIP, di Jalan Jenderal Besar A.H Nasution, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Minggu (21/12/2025).

Ratusan warga Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kota Medan yang meliputi Kecamatan Medan Johor, Medan Maimun, Medan Polonia, Medan Selayang, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan, menghadiri reses politisi Partai Nadem ini.

“Sebagai wakil rakyat yang terpilih dari dapil 5 ini, sudah menjadi tugas saya untuk melaksanakan reses ini, menjemput langsung aspirasi warga,” ujar Afri Rizki Lubis mengawali reses.

Ia menjelaskan bahwa reses tersebut merupakan kegiatan rutin wakil rakyat untuk menjemput aspirasi warga di dapilnya masing-masing.

“Aspirasi ini nantinya akan kami bawa ke DPRD Medan untuk menjadi pembahasan dan selanjutnya diparipurnakan,” ungkap Rizki Lubis seraya mengajak warga menyampaikan aspirasinya, baik secara langsung maupun melalui form yang disediakan.

Memanfaatkan momen itu, sejumlah warga kemudian menyampaikan aspirasi dan keluhan agar dapat segera direspon.

Seperti disampaikan Nina, warga Jalan Antariksa Kecamatan Medan Polonia ini mengeluhkankan bantuan BLT dan PKH lansia, meski sudah mendapatkan kartu namun baru sekali mendapatkan bantuan.

Begitu juga warga lainnya, Ramli Rosa menilai bantuan PKH Lansia belum merata dan berharap agar lansia umur 60 tahun ke atas diberikan bantuan sosial (bansos).

“Data sudah ada di kelurahan, namun hingga saat ini bantuan belum pernah saya terima,” keluhnya.

Masih terkait bansos, Rivai, warga Jalan Pipa Utama, menyoroti masih banyak warga yang belum mendapatkan bansos meski keadaan ekonominya tergolong pra sejahtera.

“Masih banyak warga pra sejahtera yang layak menerima bansos, tapi hingga sekarang belum mendapatkan sama sekali. Kami meminta agar pendataan warga penerima bansos, ataupun PKH betul-betul sesuai kondisi di lapangan. Kami melihat banyak warga yang tidak layak menerima, justru menjadi penerima manfaat bansos atau pun PKH,” ujarnya.

Sementara itu, Aminullah Batubara, warga Jalan Eka Warni, mengeluhkan kondisi banjir dan kemacetan jalan di kawasan tersebut.

“Kami meminta agar Pemko Medan agar segera membangun waduk atau kanal untuk mengatasi banjir di daerah ini,” ujarnya.

Ia juga mengeluhkan jalan di kawasan Medan Johor yang rawan kemacetan. “Kami meminta agar dibuatkan jembatan penghubung dari Kwala Bekala hingga Jalan Jamin Ginting untuk mengatasi kemacetan. Saat ini, kemacetan jalan sudah sedemikian parah di kawasan ini,” ungkapnya lagi.

Hampir senada, warga lainnya, Sukarno mendesak adanya perbaikan Jalan Langgar yang kondisinya banyak rusak.

“Hingga sekarang, Jalan Langgar dan Jalan Seram belum juga diperbaiki. Padahal kondisi jalan rusak ini sudah berlangsung lama. Kami mohon agar segera diperbaiki demi kenyamanan warga dan terhindar dari kondisi rawan kecelakaan. Begitu juga terkaitĀ pembuatan bronjong untuk TPU di Sari Rejo agar diperhatikan pak,” harapnya.

Kegiatan reses itu diakhiri dengan foto bersama Rizki Lubis bersama warga yang tampak begitu mengapresiasi kehadiran polotisi muda ini. (Red)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *