Dari Piala Kemerdekaan hingga AFF U-19, Jejak Bobby Bangkitkan Gairah Sepak Bola Sumut

MEDAN – Mantan Ketua SMeCK Hooligan periode 2008-2013, Nata Simangunsong, menyebut kehadiran ajang Piala AFF U-19 di Sumatera Utara merupakan bukti nyata perhatian Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution terhadap perkembangan sepak bola di daerah.

Menurut Nata, penyelenggaraan turnamen internasional tersebut terwujud bwrkat andil besar atau peran aktif Bobby Nasution dalam menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait.

“Tidak bisa dipungkiri, hadirnya pertandingan Piala AFF U-19 di Sumatera Utara adalah andil besar Bobby Afif Nasution. Tanpa beliau, sangat sulit membayangkan turnamen internasional seperti ini bisa digelar di sini,” kata Nata
Simangunsong, Jumat (12/6/2026).

Nata menilai komitmen Bobby terhadap sepak bola tidak hanya terlihat dari dukungan kebijakan, tetapi juga melalui kehadirannya langsung di stadion untuk memberikan dukungan terhadap Timnas Indonesia bersama masyarakat, baik saat kalah maupun menang.

BACA:  BKD Sumut Terima Surat Pengunduran Diri Dua Kepala Dinas, Fitra dan Hendra

“Beliau hadir langsung ke stadion, berbaur dengan penonton dan menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia. Itu menunjukkan perhatian yang nyata terhadap sepak bola dan masyarakat pencinta olahraga ini,” ujarnya.

Menurut Nata, antusiasme masyarakat yang memadati stadion selama turnamen berlangsung menjadi bukti bahwa sepak bola masih memiliki tempat istimewa di hati warga Sumatera Utara.

Ia mengatakan sebagian besar penonton yang hadir bukan hanya kelompok suporter, melainkan benar benar pencinta sepak bola. Merekan datang atas kemauan sendiri. Ini dibukrikan datang membawa keluarga demi menyaksikan langsung Timnas Indonesia berlaga.

“Banyak yang datang membawa anak dan istri. Mereka rela menempuh perjalanan jauh ke stadion. Itu menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola dan kebanggaan bisa melihat langsung tim nasional bermain di Sumatera Utara,” katanya.

BACA:  Pengamat Ekonomi: Gubernur Bobby Mampu Rangkul Semua Pihak Selesaikan Isu Ketenagakerjaan di Sumut

Selain menghadirkan turnamen internasional, Nata juga menyoroti berbagai langkah Bobby Nasution dalam membenahi fasilitas olahraga, khususnya sepak bola.

Saat masih menjabat Wali Kota Medan, Bobby disebut melakukan revitalisasi Stadion Teladan, pembenahan Lapangan Cadika dan Lapangan Kebun Bunga yang selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat.

Menurut Nata, upaya tersebut menjadi fondasi penting untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Sumatera Utara.
Ia bahkan optimistis ke depan Stadion Utama Sumut dapat diperluas atau ditingkatkan kapasitasnya sehingga mampu menjadi tuan rumah pertandingan Timnas Indonesia senior.

“Bukan tidak mungkin ke depan Stadion Utama Sumut diperbesar atau ditambah kapasitasnya. Kami yakin Sumatera Utara bisa menjadi tuan rumah pertandingan Timnas senior jika pembenahan terus berlanjut,” ucapnya.

BACA:  Gelar Jambore Nasional, GP Al Washliyah Siap Jadi Garda Terdepan Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Nata juga berharap Sumatera Utara kembali memiliki stadion berkelas yang mampu menjadi magnet penyelenggaraan berbagai event internasional seperti era Marah Halim dahulu.

“Kami berharap ada Marah Halim baru yang bisa menghadirkan lebih banyak event internasional ke Sumatera Utara,” katanya.

Di sisi lain, Nata menyebut para mantan pemain PSMS Medan dan pencinta klub berjuluk Ayam Kinantan itu juga mengapresiasi perhatian Bobby Nasution terhadap sepak bola daerah.

Menurutnya, berbagai langkah yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir telah membangkitkan kembali optimisme terhadap masa depan PSMS Medan.

“Para mantan pemain dan pencinta PSMS sangat berterima kasih. Ada harapan baru dan semangat baru untuk melihat PSMS kembali berjaya,” pungkasnya. (Red)