Pengakuan Ibunda Glen Dito, Korban Penganiayaan LS Cs: “Anak Saya Disterum dan Dipukuli”

MEDAN – Seorang wanita bernama Leo Sihombing menceritakan kisah pilu yang dialami anaknya, Glen Dito. Menurutnya, sang anak disiksa secara sadis oleh bosnya sendiri setelah ketahuan mencuri ponsel di tempat kerja.

Leo mengungkapkan kengerian yang dialami anaknya saat ditangkap oleh pemilik toko dan rekan-rekanya di sebuah hotel pada 22 September 2025 lalu. Glen disiksa tanpa ampun.

BACA:  Viral! Diduga Oknum Perwira Polda Sumut Dugem dan Peluk LC di THM Capital, Propam Turun Tangan

“Anak saya dipukul, ditendang, bahkan disetrum oleh LS dan CS. Matanya lebam dan kepalanya lembek akibat hantaman benda tumpul,” ungkap Leo, terisak, Selasa (3/2/2026).

Tak sampai di situ, penyiksaan berlanjut saat Glen yang sudah tak berdaya diseret dengan leher dijepit, lalu dipaksa masuk ke dalam bagasi mobil, sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.

BACA:  Perkuat Sinergi, Kepala Bapenda Kota Medan Terima Kunjungan Pimpinan Bank Sumut Cabang Utama

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto menegaskan, hukum tidak memberikan ruang bagi aksi main hakim sendiri, seberapa pun besarnya kerugian yang dialami pelaku.

“Benar ada tindakan pencurian dan itu sudah diproses hukum. Namun, penganiayaan secara bersama-sama adalah tindak pidana serius. Alasan apa pun tidak bisa membenarkan penyiksaan,” tegas AKBP Bayu.

BACA:  Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Berbagai Pelaku Kejahatan di Belawan

Seperti diketahui, kasus ini telah ditangani Polrestabes Medan. Glen juga telah menerima vonis 2,5 tahun penjara atas aksi pencuriannya. Di sisi lain, satu pelaku penganiayaan telah ditahan, sementara tiga rekan lainnya masih dalam status buron (DPO) dan tengah diburu pihak kepolisian.(bj)