Mahasiswa Asal Aceh Dukung Gubernur Sumut Wajibkan Kendaraan Industri Mutasi PKB Sesuai Domisili

Medan. Ketua PC Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kota Medan, M. Andi Samudra Pinem, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution terkait kewajiban penggunaan plat kendaraan BK dan BB bagi kendaraan industri yang beroperasi di wilayah Sumut.

Meskipun dirinya berasal dari Aceh, Andi menegaskan SEMMI Kota Medan bersikap tegas berdasarkan prinsip kemaslahatan daerah dan keadilan fiskal.

BACA:  Bupati Langkat Dorong ASN Jalankan Program Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran

“Kami mendukung penuh langkah strategis yang diambil Bapak Gubernur Sumut. Kebijakan ini bukan hanya penting bagi Sumut, tapi juga bisa menjadi contoh bagi Aceh jika menerapkan hal serupa untuk kendaraan operasional perusahaan di sana,” katanya, Rabu (1/10/2025).

Andi menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena setiap aktivitas ekonomi yang memanfaatkan infrastruktur Sumut harus memberi kontribusi nyata kepada daerah.

BACA:  Hari Kesaktian Pancasila, Bobby Nasution Berikan Tali Asih ke Keluarga Letda Sujono

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari plat BK/BB akan menambah PAD yang sangat dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan peningkatan layanan publik.

Ia juga menilai kebijakan itu mewujudkan keadilan fiskal. Menurutnya, tidak adil bila perusahaan yang meraih keuntungan dari sumber daya dan pasar di Sumut justru menyetorkan pajaknya ke daerah lain.

BACA:  Prediksi Pengamat Politik Muslim: Andar Bukan Pemain Utama, Diujung akan Ada 1 Nama yang Muncul

Dengan penggunaan plat BK/BB, perusahaan menunjukkan kepatuhan dan tanggung jawab terhadap daerah tempat mereka beroperasi.

“Langkah ini memastikan hasil kekayaan daerah kembali dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Sumut. Jika Aceh juga menerapkan kebijakan serupa, tentu akan sangat menguntungkan masyarakat di sana,” tegas Andi.

(red/r)