BBM Aman di Medan Kapolrestabes Pastikan Stok Cukup, Penjual Ilegal Diberantas!

MEDAN – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, memastikan ketersediaan dan keamanan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Medan. Hal ini ditegaskan usai koordinasi intensif dengan jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Selasa (2/12/2025).

Kapolrestabes secara tegas memerintahkan penangkapan terhadap oknum yang mengeksploitasi situasi dengan menjual BBM eceran hingga Rp50.000 per botol. “Penjual BBM eceran yang mematok harga lima puluh ribu per botol harus ditangkap,” tegas Simanjuntak.

BACA:  Wali Kota Medan Turun Tangan! Rico Waas Perintahkan "Jemput Bola" Dokumen Warga Terdampak Banjir

Langkah Konkrit yang Dijalankan:
1. Pengawalan Penuh: Seluruh proses distribusi BBM ke SPBU akan diamankan.
2. Personel Terjun: Sebanyak 313 personel Polri diterjunkan untuk mengatur antrean dan lalu lintas di 91 SPBU yang beroperasi.
3. Edukasi & Pengaturan: Dilakukan pengaturan pola antrean, pengisian, serta komunikasi langsung kepada masyarakat.
4. Transparansi Stok: Pertamina diminta untuk melaporkan ketersediaan stok secara live dan terbuka agar masyarakat tidak khawatir.
5. Penertiban SPBU: SPBU diminta tidak melayani pembelian dengan jeriken dan wajib memberi pemberitahuan jika tutup.

BACA:  Antisipasi Krisis Bahan Bakar di Sumut, Pertamina Tambah SPBU 24 Jam Usai Rapat Darurat

Imbauan untuk Masyarakat:
Kapolrestabes dan Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak melakukan panic buying. Stok BBM dipastikan aman dan cukup. Jika satu SPBU kehabisan stok, masyarakat dapat berpindah ke SPBU terdekat lainnya.

Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan, keluhan pelayanan, hingga praktik penjualan ilegal yang kerap muncul. Pengawalan ketat juga akan dilakukan pada truk tangki selama distribusi. (FD)