Listrik Tapteng Ditargetkan Pulih Jumat, Genset dan Tim Khusus Dikerahkan

TAPTENG – Perbaikan total jaringan listrik pasca-bencana di Tapanuli Tengah (Tapteng) mendapat komitmen penuh dari pemerintah. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menargetkan pasokan listrik akan normal kembali pada Jumat, 7 Desember 2025.

Target tersebut ditegaskan usai rapat darurat dengan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Nasution, di Kantor Bupati Tapteng, Selasa (2/12/2025). Seluruh material perbaikan, termasuk untuk gardu dan menara SUTET yang rusak, telah tersedia.

BACA:  Panggilan Darurat untuk BBWS: Segera Normalisasi Sungai-Sungai di Medan Pasca Banjir Besar!

“Material sudah ada. Saya minta kepada PLN, InsyaAllah hari Jumat semua clear. Ini bukan pekerjaan mudah,” ujar Bahlil, seraya meminta dukungan cuaca yang baik agar proses perbaikan lancar.

Dukungan Logistik dan Darurat
Sebagai solusi sementara, Kementerian ESDM akan menurunkan 40 unit genset berkapasitas 6.000 watt dan 200 lampu darurat. Bantuan ini akan didistribusikan ke titik-titik vital oleh Pemkab Tapteng selama masa transisi hingga Jumat malam.

BACA:  Binsar Simarmata Minta Perusahaan Tepat Bayar, Disnaker Siapkan Layanan Pengaduan!

Pemulihan Akses Jadi Prioritas
Gubernur Bobby Nasution menekankan, pemulihan akses transportasi ke dan di dalam Tapteng menjadi kunci. Pemerintah pusat, provinsi, TNI-Polri, dan pemda terus bahu-membahu membuka jalur logistik, terutama untuk kendaraan berat yang membawa alat dan material konstruksi.

“Semuanya lagi berupaya memperbaiki jalur-jalur utama. Kita tahu jalur ke Tapteng sudah terbuka tapi terbatas,” jelas Bobby.

BACA:  Pemko Medan dan PLN Jalin Kerja Sama Dorong Transparansi dan Akuntabilitas dalam Penggunaan Listrik

Rapat darurat ini juga dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Anggota DPR RI Musa Rajekshah, serta direksi PLN dan Patra Niaga, menunjukkan keseriusan penanganan bencana banjir dan longsor di Sumut. (Rel)