Reza Pahlevi Soroti Birokrasi yang ‘Membebani’ Korban Banjir Medan: “Bantuan Harus Cepat, Bukan Terjebak Regulasi”

MEDAN – Anggota DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis (Golkar), mendesak pemerintah kota untuk memprioritaskan kecepatan penyaluran bantuan dibandingkan prosedur birokrasi yang berbelit.

Seruan ini disampaikannya usai blusukan dan menyerahkan bantuan langsung ke warga terdampak banjir di lima kelurahan (Tanjung Gusta, Cinta Damai, Karang Berombak, Silalas, dan Glugur Kota) pada akhir pekan lalu.

BACA:  Bobby Nasution Turun Tangan! 50 Huntap Korban Bencana Tapteng Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran

Dalam kunjungannya, Reza banyak mendengar keluhan pilu warga. Selain kebutuhan mendesak seperti sembako, pakaian, dan obat-obatan, warga justru merasa “dibebani” oleh berbagai pendataan dan aturan yang dinilai tidak tepat waktu di tengah musibah.

“Saat masyarakat sedang berjuang, yang mereka butuhkan adalah bantuan cepat dan kepastian, bukan formulir yang rumit,” tegas Reza.

BACA:  Bukan Sekadar Jalan Kaki! Wali Kota Medan Rico Waas Ungkap Trotoar Masa Depan yang Humanis dan Estetis

Ia menyayangkan tindakan instansi terkait yang dinilai terlalu fokus pada administrasi, sehingga justru memperlambat proses evakuasi dan penyaluran bantuan.

Reza mendesak Pemerintah Kota Medan untuk segera berinovasi dalam penanganan banjir. “Kita akui ada faktor alam, tetapi tanggap darurat harus efektif dan berfokus pada korban. Ke depan, perlu langkah konkret untuk meminimalisir dampak dan mengantisipasi kejadian serupa,” pungkasnya.

BACA:  BRT Mebidang Rp1,9 T Dikritik Habis-habisan di DPRD Medan! Komisi 4: "Jangan Samakan Jalan Kita dengan Jakarta, Ini Beda!"

Blusukan ini juga dimanfaatkan Reza untuk menyerap aspirasi warga guna menyusun langkah strategis pencegahan banjir di masa mendatang. (Rel)