Reza Pahlevi Soroti Birokrasi yang ‘Membebani’ Korban Banjir Medan: “Bantuan Harus Cepat, Bukan Terjebak Regulasi”

MEDAN – Anggota DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis (Golkar), mendesak pemerintah kota untuk memprioritaskan kecepatan penyaluran bantuan dibandingkan prosedur birokrasi yang berbelit.

Seruan ini disampaikannya usai blusukan dan menyerahkan bantuan langsung ke warga terdampak banjir di lima kelurahan (Tanjung Gusta, Cinta Damai, Karang Berombak, Silalas, dan Glugur Kota) pada akhir pekan lalu.

BACA:  Wali Kota Medan Turun Tangan! Rico Waas Perintahkan "Jemput Bola" Dokumen Warga Terdampak Banjir

Dalam kunjungannya, Reza banyak mendengar keluhan pilu warga. Selain kebutuhan mendesak seperti sembako, pakaian, dan obat-obatan, warga justru merasa “dibebani” oleh berbagai pendataan dan aturan yang dinilai tidak tepat waktu di tengah musibah.

“Saat masyarakat sedang berjuang, yang mereka butuhkan adalah bantuan cepat dan kepastian, bukan formulir yang rumit,” tegas Reza.

BACA:  Sorotan Penting Dana Rp 1,5 Triliun untuk Atasi Banjir Medan: Ini Peran Pemko dan Kementerian PUPR

Ia menyayangkan tindakan instansi terkait yang dinilai terlalu fokus pada administrasi, sehingga justru memperlambat proses evakuasi dan penyaluran bantuan.

Reza mendesak Pemerintah Kota Medan untuk segera berinovasi dalam penanganan banjir. “Kita akui ada faktor alam, tetapi tanggap darurat harus efektif dan berfokus pada korban. Ke depan, perlu langkah konkret untuk meminimalisir dampak dan mengantisipasi kejadian serupa,” pungkasnya.

BACA:  Usai Salat Jumat di Masjid Al Ikhlas, Bupati Simalungun Tegur Pelayanan Nagori: Harus Cepat dan Transparan

Blusukan ini juga dimanfaatkan Reza untuk menyerap aspirasi warga guna menyusun langkah strategis pencegahan banjir di masa mendatang. (Rel)