Diduga Pertalite Oplosan, Sejumlah Mobil Mogok Usai Isi BBM di SPBU Dekat Suvarna Sutera Cikupa

TANGERANG – Sejumlah pengendara mobil di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan kendaraan mereka mengalami mogok dan gangguan mesin usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite di sebuah SPBU yang berada di sekitar kawasan perumahan Suvarna Sutera dan Pos Pol Cikupa Mas.

Informasi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah beberapa korban mengunggah pengalaman mereka melalui video dan unggahan Instagram. Salah satu korban menyebutkan bahwa kendaraan yang digunakannya tiba-tiba mati mesin tidak lama setelah melakukan pengisian BBM.

BACA:  Babinsa Karanggede Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keamanan Wilayah

Dalam keterangannya, korban mengaku telah menerima pesan WhatsApp dari pihak SPBU terkait, yang pada intinya menyatakan kesediaan untuk bertanggung jawab atas kerugian yang dialami, dengan syarat korban dapat menunjukkan bukti kuitansi perbaikan kendaraan akibat dugaan BBM bermasalah tersebut.

“Intinya pihak SPBU menyampaikan akan mengganti biaya kerugian, asalkan kami melampirkan bukti kerusakan dan biaya perbaikan,” tulis salah satu korban dalam unggahan yang beredar, Jumat (23/1/2026)

BACA:  Prediksi Pengamat Politik Muslim: Andar Bukan Pemain Utama, Diujung akan Ada 1 Nama yang Muncul

Dugaan sementara, BBM jenis Pertalite yang diisi ke kendaraan para korban diduga tercampur air atau tidak sesuai standar, sehingga menyebabkan mesin kendaraan bermasalah hingga mogok di jalan. Beberapa kendaraan bahkan dilaporkan harus ditarik dan dibawa ke bengkel.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun instansi terkait mengenai hasil pengecekan kualitas BBM di SPBU tersebut. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor apabila mengalami kejadian serupa.

BACA:  Wamenlu: Komite Nasional BoP Diisi Orang Palestina

Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar Cikupa dan Suvarna Sutera, mengingat lokasi SPBU tersebut merupakan salah satu titik pengisian BBM yang cukup padat digunakan oleh masyarakat.

Warga berharap ada tindak lanjut dan transparansi dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan SPBU tetap terjaga. (pers/isl)